Minggu, 26 Agustus 2012

Asal usul tanda akar (bukan akar pohon loh hehe)

Asal-usul Tanda Akar
 




          Zaman dahulu orang Yunani Kuno lebih senang menggambarkan suatu bilangan sebagai “sisi dari bilangan bujur sangkar”. Contoh 2 adalah sisi dari bilangan bujur sangkar 4, sedangkan 3 adalah sisi dari bilangan bujur sangkar 9, dan seterusnya. Pengertian ini dikembangkan oleh bangsa Arab menjadi ”akar suatu bilangan”. Contoh : 2 adalah akar dari 4, sedangkan 3 3 adalah akar dari 9, dan seterusnya.
          Setelah itu, para matematikawan Eropa menggunakan kata lain radix (ada juga yang menuliskannya dengan radicuntuk menyatakan akar. Pengertian radix adalah angka yang dipangkatkan. Ketika mulai digunakan kependekan-kependekan (singkatan) kata dalam aljabar (kira-kira tahun 100), kata radixdisingkat menjadi Rx. Karena itu, Rx 4 = 2, Rx 9 = 3. Notasi ini digunakan selama beberapa waktu sampai r kecil menggantikan Rx. Rx 4 menjadi r 4. Banyak ahli sejarah berpendapat bahwa tanda akar yang kita pakai sekarang, berasal dari r yang ditulis dengan tangan oleh para metematikawan pada waktu itu (pada zaman itu segala sesuatu harus ditulis dengan tangan).
   
Semoga bermanfaat..^,^




Sumber :
 Seputro, Theresia M. H. T.. 1992. Dasar-dasar Matematika Pengantar Logika dan Himpunan  ....



0 komentar:

Posting Komentar